TIDAK PERLU KHAWATIR UNUK HARI ESOK
TUJUAN HIDUP MANUSIA
(TAK PERLU KAWATIHIR UNTUK HARI ESOK)
![]() |
| Contoh Gambar |
Manusia yang berada muka bumi memiliki budaya
nilai-nilai yang diakuhi chiri khas Nya serta dalam kehidupan mereka berbeda-beda karena sebuah ciri khas –Nya manusia tidak
bisa disamakan dan dipisahkan oleh chiri khas wilayah satu dengan wilayah atau manusia
lain –Nya yang berada di bumi ini.
Walau demikian ada orang tertentu yang berkeinginan untuk samakan
kebudayaan satu dengan yang lain-Nya, dan berusaha keras untuk mengilangkan
budaya yang dimiliki oleh orang lain, megapa seseorang melakukan hal itu,
dengan rendah hati penulis kurang pahan tentang chiri orang tersebut.
Tetapi yang jelas-Nya adalah
manusia itu ingin menguasahi wilayah-wilayah tertentu dengan kepentingan orang tersebut dan masih banyak hal lain-Nya .
Mengapa penulis berusaha menjelaskan budaya atau chiri kas manusia? Karena tujuan
hidup manusia tidak terlepas dari budaya.
Tujuan hidup manusia dimuka bumi
biasanya muncul diri kita masing-masing karena ada-Nya Faktor dorogan,
motivasi, serta bentuk lainya dari orang-orang terdekat kita yaitu orang tua,
sahabat, keluarga, pdt dll untuk terus mengejar tujuan yang hidup kita.
Sesungguhnya tujuan hidup manusia
hanya ada didalam Dia yaitu didalam
Yesus (Tetapi carilah dahulu kerajaan allah dan kebenarannya, maka semuanya itu
akan ditabahkan kepadamu. Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok,
karena hari esok mempunyai kesudahannya. Kesuhadahan sehari cukuplah untuk
sehari. (Matius 6:33-34) Ini adalah menurut pahan kristiani.
Belum tentu semua ajaran semua
kepercyaan kita kepada sang pencipta manusia sama, demikian ajaran-ajaran lainya. Sehingga
penting sekali untuk kita memahami
bersama dalam tujuan hidup
manusia yang berada dimuka bumi ini.
Tetapi penulis menjelaskan
sebagian saja menurut kebudayaan dan ajaran Tuhan penulis (Yesus). Biasanya orang tua mengajarkan dari kecil sampai waktu kami bisa bepikir dewasa yaitu tentang bagimana norma-norma dan aturan-aturan yang
berlaku setempat kami bisa tahati.
Satu hal penting lagi tentang
untuk tidak meningalkan ajaran Tuhan Yesus. Jika kami hendak melakukan segalah
perintah dan mentahati semua
larangan oleh orang tua maka ,orang tua
atau keluarga terdekat menilai terhadap
kami bahwa : App Napur A Togop Arer Erik Nege .Mban Kwegak Kabi Norak Kulii Artinya Anak Ku Berbuat Baiklah Sampai Mati.
Yang pastinya secara tidak langsung
kami biasanya mendapat berkat yang begitu luar biasa dan hal ini diakuhi oleh
orang suku kami (LANI) sampai hari ini. Sehingga
dengan demikian kami orang lani tidak
usah bingun dengan apa yang terjadi di hari besok.
Tinggal kita bagimana menahati perintah Tuhan Yesus dan orang tua, serta orang –orang terdekat kita dengarkan
pahami lalu megikuti apapun yang telah mereka katakan terhadap kehidupan kami
sehingga menjadi orang-orang yang bisa tahat di hadapan Tuhan.
Semoga bermanfaat & selamat
membaca Wa. Wa.Wa
TYM
Malang, 03 Juni 2021
Oleh : AVY

Komentar
Posting Komentar